Ngeri ‘Shadow Banking’! Duit di Bank Digital Beneran Aman Gak Sih?

Ngeri ‘Shadow Banking’! Duit di Bank Digital Beneran Aman Gak Sih?

Lagi serem banget! Banyak yang nangis duitnya ‘dimakan’ Pinjol Ilegal, investasi bodong, atau yang ngetren disebut ‘Shadow Banking’ (bank ‘bayangan’). Gak ada izin, gak ada jaminan. Ngeri!

Terus, kita jadi parno (paranoid). “Eh, duit gue di Bank Digital (yang ijo, biru, kuning) aman gak, ya? Kan sama-sama di HP?” Eits, tahan! Beda jauuuh!

‘Shadow Banking’ itu ‘liar’. Gak ada izin OJK/BI. Bank Digital itu RESMI. Mereka itu ‘Bank Beneran’ (Bank Umum) yang udah dapet izin, tapi ‘ganti baju’ full digital biar simple.

Ini kuncinya: Selama Bank Digital itu resmi (statusnya Bank Umum), duit kamu dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) sampai Rp 2 Miliar per nasabah. Sama persis kayak kamu nabung di bank konvensional! Jadi, gak usah parno lagi. Yang penting, kamu jangan kasih OTP/PIN kamu ke ‘pacar’ atau ‘mama’. Itu baru gak aman!

Intisari:

  1. ‘Shadow Banking’ (Pinjol Ilegal, dll) sangat berbahaya karena ‘liar’ (tanpa izin OJK/BI).
  2. Bank Digital BUKAN ‘Shadow Banking’; mereka adalah Bank Umum resmi yang berizin.
  3. Dana nasabah di Bank Digital resmi dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).
  4. Keamanan Bank Digital setara bank konvensional; ancaman utama adalah scam/phishing.